Cerita Cita-citaKu

doctor holding stethoscope

Alhamdulillahirobbillalamiiinn.. tak henti2 aku berucap syukur karena telah berada di posisi ini. Setelah 6 tahun sekolah jadi dokter! Mulai dari preklinik sampe koas. Jaman preklinik, waktu masih cupu2nya, bergulat ikutan bem di fkub, jadinya sibuk riwa riwi, dan SP (semester pendek-red) pun juga sudah dialami. Berdarah2 ujian bersama dokter2 supervisor yang masuk jajaran “triple kill”. Jaga malem di ugd. Bareng temen2 garap referat, lapsus, dan Morning Report. Jaga di puskesmas yg bikin bolak balik ngrujuk pasien di tengah malem pake ambulan nguing2. Fuhh..

Alhamdulillahh.. posisi ini ga bisa aku dpt sendirian. Ada kerjasama dgn teman2 dibelakangnya. Tmn2 yg membantu, mengingatkan, bahkan memarahi juga punya porsi sendiri2. Ada bimbingan supervisor dokter2 spesialis dan ppds dibelakangnya, selama kita jadi dokter muda di RS pendidikan dan jejaring. Dan ada doa orangtua yang menyertai setiap perjalanan kehidupan kita.

Alhamdulillah. Ini bukan akhir dari segalanya. Masih banyak ilmu yg blm aku ketahui. Dan juga masih panjang jalan yang harus dijalani. Ini adalah awal. Awal karrier, awal untuk mandiri, dan awal untuk berlari dan mendorong diri untuk selalu lebih dan lebih lagi.

Bismillah. Bsok yudisium. Alhamdulillaaahhhh besok yudisium dokteerr ;D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s