Kosmetik yang aku pakai, aman kah untuk janin?

Well, lagi hamil dong. Tapi ga menghalangi untuk tampil cantik kan? Sebenernya aku pas lagi hamil ini makin males aja. Mandi males, wkwk. Ngapa2in males (kalo ini mah alesan). Maksudku jd males merawat diri gitu. Mandi aja males pake sabun wangiku aneka buah dan bunga. Eneg. Malah bikin mual muntah. Alhasil sabun mandi punya suami aku pake aja. Yang Judulnya B***e Men, iya, sabun cowo yang aku pake. Wkwkwk.

Dipikir2, kehamilan ini rentan banget ya. Semua2 harus diperhatiin. Dengan background pendidikan ku sebagai dokter, otomatis tau lah obat mana2 aja yang aman untuk bumil, dan obat mana yang ga boleh dikonsumsi. Obat2 yang ga boleh dikonsumsi bumil, bisa berakibat fatal ke janin lho. Mulai dari mengganggu tumbuh kembang janin sampai bisa bikin kecacatan. Nah serem banget kan? Kalau semakin dikembangkan, ternyata di masyarakat timbul berbagai kepercayaan tertentu untuk bumil. Katanya bumil ga boleh makan nanas, ga boleh minum es degan, dan ga boleh ga boleh lainnya. Aku senyumin aja lah. Coba kalau diikuti dengan alasan yang logis, missal bumil lebih baik tidak makan kerang2an. Kenapa? Setelah baca2 lebih lanjut, ternyata kerang itu makan sampah2 di laut, semacam omnivore gt, sampah laut termasuk di dalamnya adalah mineral logam (merkuri, tembaga) yang tidak baik bagi perkembangan janin (babycentre.co.uk), atau juga tidak disarankan makan keju yang tipe Danish blue karena di keju tersebut tidak dipateurisasi sehingga khawatir malah terinfeksi bakteri Listeria. Nah kalo gitu kan ilmiah dan terpercaya, bener gak bu ibuk?

Next, selain makanan, apa aja sih yang bikin bumil galau. Buat mereka2 yang bekerja alias ibu ibu wanita karir, pasti more or less agak galau dengan ini. Can you guess what it is? Yep. Pemakaian make up serta produk2 skincare. Jaman masih single atau belum hamil nih, bebas2 aja mau milih skincare apa saja asalkan cocok dan aman untuk kulit. Tapi kalo udah positif hamil, harus hati2 juga ya buk ibuk. Etapi jg ga perlu kelewat parno dengan ga pake bedak dan sabun sama sekali ya, khusus ibu rumah tangga sih ini. Kalo ibu2 wanita karir yang mau ga mau harus pake produk skincare untuk menjaga penampilan demi menjaga profesionalitas kerja, ini aku kasih bocoran tips and trick serta kandungan apa aja di dalam kosmetik yang tidak baik bagi ibu hamil dan janinnya:
(sumber: babycentre.co.uk)

skin-care-csometics

is it safe?

  1. Retinoid
    Kandungan yang cukup kuat ini dapat ditemukan di pelembab anti penuaan, membantu mengurangi keriput dan memperbaiki kekenyalan kulit. Retinoid adalah turunan vitamin A yang mampu mempercepat pembelahan sel (mempercepat regenerasi kulit) dan mencegah kerusakan kolagen kulit.
    Retinoid adalah salah satu kandungan dalam produk perawatan kulit yang oleh para ahli, termasuk Baumann, rekomendasikan untuk tidak dipakai oleh ibu dengan program hamil. Beberapa studi menunjukkan bahwa vitamin A dosis tinggi selama kehamilan berbahaya bagi janin. Retinoid oral berupa isotretinoin (missal: Accutane, merk obat jerawat) diketahui menyebabkan defek ke janin.
    “Tidak ada data yang menunjukkan kandungan retinoids berbahaya saat digunakan dlm bentuk krim, tapi para dokter hanya bersikap waspada”, jelas Baumann
    Bentuk yang mungkin ada dalam produk:
    Differin (adapelene)
    Retin-A, Renova (tretinoin)
    Retinoic acid
    Retinol
    Retinyl linoleate
    Retinyl palmitate
    Tazorac dan avage (Tazarotene)
  2. Asam Salisilat
    Asam salisilat digunakan untuk pengobatan beberapa penyakit kulit, termasuk jerawat, dan dapat ditemukan di beberapa produk skincare seperti cleanser dan toner wajah. Kandungan ini membantu penetrasi minyak wajah untuk masuk ke dalam pori dan membersihkan sisa kulit mati. Asam salisilat termasuk golongan aspirin, dapat mengurangi keradangan atau kemerahan di kulit. BHA, atau beta hydroxyl acid, bentuk asam salisilat dan digunakan di beberapa salep exfoliant untuk membalik proses penuaan.
    Asam salisilat harus dihindari oleh ibu hamil. Asam dosis tinggi dalam bentuk oral telah terbukti dari studi terkait menyebabkan defek kehamilan dan beberapa komplikasi kehamilan.
    Dalam produk:
    Salicylic acid
    Beta hydroxyl acid
    BHA
  3. Kacang kedelai
    Saat pelembab dan produk facial aman untuk dipakai, “Kacang kedelai dapat menyebabkan mask of pregnancy (flek hitam di kulit wajah) memburuk”, kata Baumann.
    Kacang kedelai memiliki efek estrogenic, dapat membuat flek hitam, atau melasma atau chloasma, semakin buruk, jelas Baumann.
    Dalam produk:
    Lethicin
    Phosphatidylcholine, Soy, Textured vegetable protein (TVP)
  4. Produk anti jerawat

Banyak wanita kulitnya tiba tiba berjerawat pada trimester pertama karena perubahan kadar hormone estrogen, bahkan pada mereka yang berkulit mulus. Kalau anda bermasalah dengan jerawat selama masa kehamilan, dokter kulit anda mungkin akan meresepkan krim antibiotic yang aman, saran Baumann (babycentre.co.uk), atau berkonsultasilah dengan dokter kulit terdekat.
Bila anda memilih untuk tidak pergi ke dokter, Baumann merekomendasikan memakai sabun wajah dengan kandungan asam salisilat tidak lebih dari 2% (lihat prosentasenya di label produk). Dalam kadar yang rendah, masih dalam batas aman.
Namun bila anda ingin memastikan kembali, tanyalah pada dokter kandungan atau bidan sebelum memakai. Apa yang harus dihindari selama mengobati jerawat di masa kehamilan, hindari lotion jerawat, gel dan krim, serta home peeling, yang mungkin mengandung asam salisilat atau retinoid. Serta hindari mengkonsumsi obat yang mengandung retinoid Accutane.
Dalam produk:
Beta hydroxy acid (BHA)
Differin (adapelene)
Retin-A, Renova (tretinoin)
Retinoic acid
Retinol
Retinyl linoleate
Retinyl palmitate
Salicylic acid
Tazorac dan avage (Tazarotene)
Tretinoin

5. Penghilang dan penipis rambut /wax

Adanya losion yang dapat menghilangkan rambut anda secara kimia atau menipiskan rambut antara waktu bercukur adalah mimpi yang jadi kenyataan sehingga anda dapat melihat betis mulus anda. Kabar baiknya, produk ini bebas resiko lho..
Tidak ada kandungan khusus yang harus dihindar pada pemakaian tipe produk seperti ini, ujar Baumann (babycentre.co.id), satu-satunya resiko adalah alergi.
Catherine Lynch, kepala divisi general obstetrik dan ginekologi di Univ South Florida mengatakan, “Selama anda menggunakannya sesuai petunjuk, itu bukan suatu masalah. Ini adalah larutan topical yang tidak diserap kedalam aliran darah, sehingga tidak berpengaruh pada bayi”.
Jika anda dahulu memiliki reaksi kulit alergi terhadap krim penghilang dan penipis rambut, anda sebaiknya menghindarinya selama hamil.
Beberapa wanita kulitnya menjadi ekstra sensitive selama hamil, jadi anda mungkin bereaksi terhadap krim tersebut. Sebelum mengoleskan pada seluruh kaki, lakukan tes tempel di kulit belakang lutut dan tunggu selama 24 jam untuk melihat reaksinya.
Dalam produk:
Potassium Thioglycolate
Calcium Thioglycolate
Sodium Hydroxide
Sanguisorba Officinalis Root Extract
Hydrolyzed Soy Protein

6. Tabir surya

Kehamilan tidak mencegah untuk bermain di pantai kan? Tentu bila pergi ke pantai, kita gak boleh lupa untuk membawa tabir surya. Tabir surya atau sunscreen, termasuk kandungan yang dapat terserap kulit, aman digunakan bumil, ujar Baumann

Kandungan yang masuk ke dalam kulit ada dalam konsentrasi yang rendah, dan tidak perlu dikhawatirkan. Pilih titanium dioxide dan zinc oxide, sunscreen yang kuat namun tidak terserap ke dalam kulit.
Selain penambahan tabir surya, dianjurkan juga selektif, yaitu menghindari sinar matahari pada pukul 10 pagi s/d 4 sore, memakai topi, kacamata hitam, dan pakaian untuk melindungi dari sinar matahari, serta mengoleskan tabir surya setiap 2 jam sekali. Jika anda memiliki melasma, anda dapat menambahkan UV protector dengan pencerah kulit, tambah Baumann.
Dalam produk:
Titanium dioxide
Zinc oxide
Avobenzone
Oxybenzone
Dioxybenzone
Benzophenone
Octyl methoxycinnamate
Para-aminobenzoic acid
Octocrylene

7. Make up
Anda mungkin tidak berpikir 2x pada produk make up anda, namun kosmetik adalah sesuatu yang dipertimbangkan ketika anda hamil, ujar dokter Johnson, ahli dermatologis (babycentre.co.uk).
Banyak produk make up dipasarkan “noncomedogenic” atau “nonacnegenic”, berarti make up bebas minyak dan tidak menutup pori pori. Produk ini aman dan tidak mempengaruhi kesehatan bayi anda.
Hindari kosmetik yang mengandung retinol atau asam salisilat (ada dalam beberapa make up untuk kulit cenderung berjerawat)
Bila anda ingin sangat hati2 selama hamil, cobalah beberapa make up dengan hanya kandungan mineral. Kandungan produknya berada di permukaan kulit dan lebih tidak menyebabkan iritasi.

Kesimpulan:
Saat anda hamil, penting untuk mendiskusikan produk yang diaplikasikan ke kulit dengan dokter anda. Bila anda menyadari anda memakai produk yang berbahaya bagi ibu hamil, tidak perlu panic, ujar dokter Johnson. Segera hentikan pemakaian produk tersebut dan hanya gunakan produk yang aman. “Sebagian besar produk over-the-counter oleh merk yang terpercaya adalah aman, dan bila anda memakainya pada kurang dari 10% total permukaan kulit, resiko efek sistemiknya sangat rendah”, ujar dokter Johnson.

reviewed by me: 😜😜😜

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s